<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Miroto Dance</title>
	<atom:link href="http://mirotodance.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://mirotodance.com</link>
	<description>contemporary dancer</description>
	<lastBuildDate>Sat, 29 Oct 2011 18:44:16 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.1.2</generator>
		<item>
		<title>Opera Jawa</title>
		<link>http://mirotodance.com/2011/opera-jawa/</link>
		<comments>http://mirotodance.com/2011/opera-jawa/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 12 Jun 2011 19:57:48 +0000</pubDate>
		<dc:creator>miroto</dc:creator>
				<category><![CDATA[Gallery]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://mirotodance.com/?p=113</guid>
		<description><![CDATA[Opera Jawa adalah film produksi gabungan Indonesia &#8211; Austria yang disutradari oleh Garin Nugroho dan diproduksi pada tahun 2006, dibintangi antara lain oleh Artika Sari Devi, Martinus Miroto dan Retno &#187; <a href="http://mirotodance.com/2011/opera-jawa/">Read the Rest...</a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img src="http://mirotodance.com/wp-content/uploads/2011/06/adol-sapi3.jpg" alt="" title="adol sapi3" width="600" height="391" class="alignnone size-full wp-image-128" /></p>
<p>Opera Jawa adalah film produksi gabungan Indonesia &#8211; Austria yang disutradari oleh Garin Nugroho dan diproduksi pada tahun 2006, dibintangi antara lain oleh Artika Sari Devi, Martinus Miroto dan Retno Maruti.</p>
<p><img src="http://mirotodance.com/wp-content/uploads/2011/06/apik2an11.jpg" alt="" title="apik2an11" width="600" height="399" class="alignnone size-full wp-image-129" /></p>
<p>Kisah dalam film ini menggambarkan kehidupan yang penuh konflik dengan menggunakan kisah Ramayana sebagai patokan cerita. Hampir semua aspek kehidupan masuk di dalamnya: mulai dari permasalahan cinta segitiga dalam sebuah keluarga (dengan tokoh Setyo, Siti, dan Ludiro) hingga masalah sosial, politik, dan perekonomian yang mengorbankan kehidupan rakyat kecil.<br />
Ada aspek yang unik dari film ini karena menggabungkan unsur seni drama, tari, busana tradisional Indonesia serta menampilkan juga keindahan panorama Indonesia. Para seniman Indonesia di bidang-bidang tersebut juga turut meramaikan film ini.</p>
<p><a href="http://mirotodance.com/wp-content/uploads/2011/06/Copy-of-ramal1.jpg"><img src="http://mirotodance.com/wp-content/uploads/2011/06/Copy-of-ramal1.jpg" alt="" title="Copy of ramal1" width="600" height="399" class="alignnone size-full wp-image-131" /></a></p>
<p><a href="http://mirotodance.com/wp-content/uploads/2011/06/Copy-of-kesetiaan1.jpg"><img src="http://mirotodance.com/wp-content/uploads/2011/06/Copy-of-kesetiaan1.jpg" alt="" title="Copy of kesetiaan1" width="600" height="391" class="alignnone size-full wp-image-130" /></a></p>
<p><img src="http://mirotodance.com/wp-content/uploads/2011/06/lumpur2.jpg" alt="" title="lumpur2" width="600" height="399" class="alignnone size-full wp-image-132" /></p>
<p><a href="http://mirotodance.com/wp-content/uploads/2011/06/oks0016.jpg"><img src="http://mirotodance.com/wp-content/uploads/2011/06/oks0016.jpg" alt="" title="oks0016" width="600" height="391" class="alignnone size-full wp-image-133" /></a></p>
<p><img src="http://mirotodance.com/wp-content/uploads/2011/06/penikaman9.jpg" alt="" title="penikaman9" width="600" height="391" class="alignnone size-full wp-image-134" /></p>
<p><img src="http://mirotodance.com/wp-content/uploads/2011/06/provokasi5.jpg" alt="" title="provokasi5" width="600" height="391" class="alignnone size-full wp-image-135" /></p>
<p><img src="http://mirotodance.com/wp-content/uploads/2011/06/topeng-sepi6.jpg" alt="" title="topeng sepi6" width="600" height="391" class="alignnone size-full wp-image-136" /></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mirotodance.com/2011/opera-jawa/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Bedog Art Festival 4</title>
		<link>http://mirotodance.com/2011/bedog-art-festival-4/</link>
		<comments>http://mirotodance.com/2011/bedog-art-festival-4/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 12 Jun 2011 09:12:01 +0000</pubDate>
		<dc:creator>miroto</dc:creator>
				<category><![CDATA[Bedog Arts Festival]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://mirotodance.com/?p=108</guid>
		<description><![CDATA[Bedog Art Festival 4 Project ditunda tahun depan, pemberitahuan lebih lanjut akan diinformasikan kemudian]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Bedog Art Festival 4</strong></p>
<p><img src="http://mirotodance.com/wp-content/uploads/2011/06/wayang-marionette.jpg" alt="" title="wayang-marionette" width="493" height="412" class="alignnone size-full wp-image-109" /></p>
<p>Project ditunda tahun depan, pemberitahuan lebih lanjut akan diinformasikan kemudian</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mirotodance.com/2011/bedog-art-festival-4/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Bedog Art Festival 3</title>
		<link>http://mirotodance.com/2011/bedog-art-festival-2009/</link>
		<comments>http://mirotodance.com/2011/bedog-art-festival-2009/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 12 Jun 2011 08:58:35 +0000</pubDate>
		<dc:creator>miroto</dc:creator>
				<category><![CDATA[Bedog Arts Festival]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://mirotodance.com/?p=95</guid>
		<description><![CDATA[Sejak berabad lalu di tengah masyarakat kita, sungai memiliki nilai, posisi, kedudukan, yang sangat penting. Bukan hanya karena sungai secara alamiah merupakan bagian dari cara alam mengelola arus air sebagai &#187; <a href="http://mirotodance.com/2011/bedog-art-festival-2009/">Read the Rest...</a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img src="http://mirotodance.com/wp-content/uploads/2011/06/IMAS-FATIMAH-3.jpg" alt="" title="IMAS-FATIMAH-3" width="600" height="400" class="alignnone size-full wp-image-100" /></p>
<p>Sejak berabad lalu di tengah masyarakat kita, sungai memiliki nilai, posisi, kedudukan, yang sangat penting. Bukan hanya karena sungai secara alamiah merupakan bagian dari cara alam mengelola arus air sebagai sumber kehidupan. Akan tetapi sungai, beserta seluruh elemen pembentuk siklus sosialnya, telah hadir sebagai ruang kebudayaan yang terus berkembang dari waktu ke waktu.</p>
<p><img src="http://mirotodance.com/wp-content/uploads/2011/06/bedog3_workshop.jpg" alt="" title="bedog3_workshop" width="600" height="403" class="alignnone size-full wp-image-98" /></p>
<p>Bahkan relasi kebudayaan antara sungai dengan masyarakat yang tinggal dan hidup di sepanjang arusnya, telah melahirkan berbagai karya fungsional dan bernilai seni, yang menandai interaksi dinamik antar keduanya.Karya-karya masyarakat tepi sungai seperti anyaman jaring, joran, kail, wuwu (penjebak ikan sungai), kepis (tempat ikan), rakit, hingga tehnologi jembatan penyeberangan, dan, bendungan dan sistem irigasi.</p>
<p><img src="http://mirotodance.com/wp-content/uploads/2011/06/bedog3_seminar.jpg" alt="" title="bedog3_seminar" width="600" height="403" class="alignnone size-full wp-image-97" /></p>
<p>Di bidang lain, pengenalan (baca: pengetahuan) tentang spesies yang hidup di sungai. Pohonan penangkal arus. Pengelolaan musim. Sampai pada bentuk-bentuk sastra lisan yang hidup melalui konstruksi berbagai legenda, dongeng, bahkan mitos-mitos yang begitu menakjubkan, tercipta atas kepentingan masyarakat menghadapi serangkaian ancaman atas keutuhan sungai sebagai siklus sosial yang otonom.</p>
<p>Akan tetapi zaman kemudian berubah. Hari ini sungai, sebagaimana kondisi sumberdaya lingkungan kita yang terkait dengan keutuhan lingkaran produktif alam raya, menunjukkan tingkat kerusakannya yang sangat parah.</p>
<p><img src="http://mirotodance.com/wp-content/uploads/2011/06/VENUE.jpg" alt="" title="VENUE" width="600" height="400" class="alignnone size-full wp-image-102" /></p>
<p>Tidak hanya persoalan pencemaran, akan tetapi sungai yang pada awalnya merupakan salah satu fasilitas kehidupan dari Sang Maha Pencipta bagi kelangsungan kehidupan, berubah menjadi komoditi dan objek ekploitasi. Siklus dan jalinan ekosistem yang semula terjaga secara alamiah, terputus oleh perkembangan kebudayaan dalam dimensinya yang lain.</p>
<p>Pertumbuhan dan perkembangan kota-kota modern yang kapitalistik. Hadirnya unit-unit industri padat modal. Perluasan area investasi. Perubahan tata kelola kawasan melalui beroperasinya pasar-pasar modern. Akhirnya menjadikan setiap ruang publik menjadi ruang yang termonopoli. Kawasan padat penghuni menjadi fenomena tak terelakkan dari orientasi pembangunan yang melupakan realitas budaya penyangga kelangsungan siklus sosialnya.</p>
<p><img src="http://mirotodance.com/wp-content/uploads/2011/06/TAIWAN.jpg" alt="" title="TAIWAN" width="444" height="600" class="alignnone size-full wp-image-101" /></p>
<p>Pertanyaannya kemudian, ketika kita hendak memposisikan sungai sebagai tempat berkaca. Dari kerusakan berbagai potensi dan sumberdaya alam yang telah begitu menyeluruh ini, dari mana langkah penyelamatan mesti di mulai?</p>
<p><img src="http://mirotodance.com/wp-content/uploads/2011/06/FOTO-BERSAMA.jpg" alt="" title="FOTO-BERSAMA" width="600" height="397" class="alignnone size-full wp-image-99" /></p>
<p>Dalam konteks itulah Bedog Arts Festival 2009, dirancang penyelenggaraannya. Dengan memilih sungai Bedog, salah satu sungai yang membelah wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta, menghubungkan kepundan Merapi dan Laut Selatan Jawa, Festival ini dimaksudkan sebagai sebentuk ingatan. Bahwa ada persoalan sungai yang perlu untuk dikabarkan, sekaligus menempatkan seni dan kebudayaan dalam tanggungjawabnya terhadap problema lingkungan kehidupan.</p>
<p>Yang berpartisipasi dalam pentas seni pertunjukan :<br />
1. Musik Pipa Taiwan dan Musik Kreatif Solo<br />
2. Shalawatan &#8211; Cokro Bedog (Yogyakarta)<br />
3. I Nyoman Sura &#8211; &#8220;LEBUR&#8221; (Bali)<br />
4. Yolanda Dance &#8211; &#8220;ALONE&#8221; (Jakarta)<br />
5. Kolaborasi Musik PIPA (Taiwan) &#038; Musik Kreatif Yasudah (Solo)<br />
6. Cakil Dance Company &#8211; &#8220;Patoling Rangong Play Berpuncak&#8221; (Yogyakarta)<br />
7. Pardiman Joyonegoro &#8211; &#8220;Acapela Mataraman&#8221; (Yogyakarta)<br />
8. UNESA &#8211; &#8220;Tari Gambuh&#8221; (Surabaya)<br />
9. Agung Gedhe Rama &#8211; &#8220;NGELEAK&#8221; (Bali)<br />
10. Imas Fatimah (Daur Lungsuran) &#8211; &#8220;KARAM&#8221; (Bandung)<br />
11. Wisnu HP – “Tubuh-tubuh” (Ponorogo)</p>
<p><strong>Seminar </strong><br />
&#8220;Arts, Community &#038; Environment&#8221;<br />
Pembicara:<br />
1. P. Yos Suprapto, MA., PHD (Dosen ISI)<br />
2. Ir. Yuwono Sri Suwito, MM (Ketua Dewan Kebudayaan DIY)<br />
3. Dr. Sal Murgiyanto</p>
<p><strong>TIM  PENASEHAT</strong><br />
GKR Pembayun<br />
Garin Nugroho<br />
Angger Jati Wijaya</p>
<p><strong>TIM  MANAJEMEN</strong><br />
M. Miroto (Direktur)<br />
M. Heni Winahyuningsih (Manajer Pelaksana)<br />
Agung Gunawan (Manajer Program)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mirotodance.com/2011/bedog-art-festival-2009/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Bedog Art Festival 2</title>
		<link>http://mirotodance.com/2011/bedog-art-festival-2/</link>
		<comments>http://mirotodance.com/2011/bedog-art-festival-2/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 12 Jun 2011 08:51:25 +0000</pubDate>
		<dc:creator>miroto</dc:creator>
				<category><![CDATA[Bedog Arts Festival]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://mirotodance.com/?p=83</guid>
		<description><![CDATA[MELALUI SENI MENGANYAM KEMBALI RELASI BUDAYA MASYARAKAT DENGAN SUNGAI Pada awalnya adalah kecerdasan alam, di dalam mengelola dan mendistribusikan sumber daya air bagi kehidupan. Dengan lingkungan habitatnya yang secara alamiah &#187; <a href="http://mirotodance.com/2011/bedog-art-festival-2/">Read the Rest...</a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>MELALUI SENI MENGANYAM KEMBALI RELASI BUDAYA MASYARAKAT DENGAN SUNGAI</strong></p>
<p><img class="alignnone size-full wp-image-84" title="bedog2008_2046" src="http://mirotodance.com/wp-content/uploads/2011/06/bedog2008_2046.jpg" alt="" width="422" height="600" /></p>
<p>Pada awalnya adalah kecerdasan alam, di dalam mengelola dan mendistribusikan sumber daya air bagi kehidupan. Dengan lingkungan habitatnya yang secara alamiah tumbuh dan berkembang dari waktu ke waktu. Dengan keutuhan kebudayaan sungai yang sekaligus menandai relasi terus menerus antar kehidupan yang berada di sekitar Dan sepanjang arusnya.</p>
<p><img class="alignnone size-full wp-image-85" title="bedog2008_2102" src="http://mirotodance.com/wp-content/uploads/2011/06/bedog2008_2102.jpg" alt="" width="498" height="600" /></p>
<p><img class="alignnone size-full wp-image-88" title="bedog2008_2643" src="http://mirotodance.com/wp-content/uploads/2011/06/bedog2008_2643.jpg" alt="" width="600" height="401" /></p>
<p>Akan tetapi ketika kemudian kehidupan berubah. Cara pandang terhadap sungai, lebih dibimbing oleh kepentingan di luar hakekat kehadiran sungai beserta siklus sosial dan keutuhan kebudayaannya yang otonom, di sinilah sebentuk malapetaka bermula.</p>
<p><img class="alignnone size-full wp-image-91" title="bedog2008_3015" src="http://mirotodance.com/wp-content/uploads/2011/06/bedog2008_3015.jpg" alt="" width="600" height="401" /></p>
<p>Kekeliruan kolektif kita di dalam memacu produktivitas lahan pertanian selama ini, misalnya, telah menjadikan seluruh aliran sungai beraroma racun kimia dan pestisida. Industrialisasi dan kebijakan pembangunan yang bias kota, selain menjadikan sungai sebagai kanal bagi saluran limbah berbahaya, kampung-kampung padat di sepanjang bantaran sungai menjadi penyumbang terbesar pencemaran dan penyempitan arusnya. Belum lagi ketika kita berbicara soal perubahan iklim, pemanasan global, hingga perilaku terhadap sumberdaya hutan yang langsung mapun tidak berpengaruh pada kuantitas dan kualitas sumber air.</p>
<p><img class="alignnone size-full wp-image-87" title="bedog2008_2538" src="http://mirotodance.com/wp-content/uploads/2011/06/bedog2008_2538.jpg" alt="" width="600" height="401" /></p>
<p>Termasuk ketika kemudian sejak kanak-kanak kita dipisahkan dari kebudayaan sungai. Musnahnya dongeng, mithologi, legenda, hingga cerita tentang hantu-hantu penunggu, maka prilaku semena-mena atas sungai &#8212; beserta keutuhan kebudayaan dan kelangsungan lingkungan sosialnya &#8212; hanyalah sebagian kecil saja dari proses perubahan yang sering berlangsung tak terduga.</p>
<p><img class="alignnone size-full wp-image-89" title="bedog2008_2794" src="http://mirotodance.com/wp-content/uploads/2011/06/bedog2008_2794.jpg" alt="" width="600" height="401" /></p>
<p>Oleh karena itu, ketika pada akhirnya alam kehilangan kecerdasan alamiahnya karena kerusakan yang diakibatkan oleh perilaku kemanusiaan kita, maka sudah saatnya ada tindakan kolektif yang harus dilakukan. Satu tindakan yang menyelamatkan, yang bermuara pada kesadaran bersama. Bahwa selama ini, melalui sungai, telah berlangsung serangkaian ancaman yang mesti secara cerdas pula dikelola.</p>
<p><img class="alignnone size-full wp-image-86" title="bedog2008_2252" src="http://mirotodance.com/wp-content/uploads/2011/06/bedog2008_2252.jpg" alt="" width="472" height="600" /></p>
<p>Melalui Bedog Arts Festival 2008, dengan mengusung tema “Melalui Seni Menganyam Kembali Relasi Kebudayaan Masyarakat Dengan Sungai” mudah-mudahan mampu menjadi kabar keprihatinan. Sekaligus inilah sebentuk tanggungjawab kebudayaan, betatapun mungkin hanya akan berupa noktah kecil, di tengah padang persoalan lingkungan dan kemanusiaan yang begitu luasnya. Setelah itu, tentu inilah langkah awal, yang betapapun sunyinya ingin kita suarakan senantiasa. Agar esok atau kapan saja, bersambut menjadi langkah panjang dan suara yang terus bergema. Kapan dan di mana saja.</p>
<p><strong>VISI, MISI, TUJUAN</strong></p>
<p>1. Visi<br />
Melalui seni, menganyam kembali relasi budaya masyarakat dengan sungai</p>
<p>2. Misi<br />
Memberikan ruang kreatif bagi para pelaku seni untuk menyajikan karya seni dengan tema lingkungan dan mendorong masyarakat untuk memanfaatkan ruang sungai sebagai wilayah budaya.</p>
<p>3. Tujuan<br />
•Tujuan forum ini adalah:<br />
-Menciptakan forum lintas disiplin seni yang memungkinkan para seniman bertemu, berdialog, berbagi pengalaman, dan berkolaborasi untuk menciptakan karya dan mengembangkan komunitas lintas kesenian.<br />
-Memberikan kesempatan kepada komunitas kesenian tradisional untuk menampilkan karya mereka sebagai upaya pengembangan komunitas.<br />
-Mengabarkan arti pentingnya merawat lingkungan sebagai bagian dari kehidupan masyaratkat lewat kegiatan lintas seni dan budaya.</p>
<p><strong>PROGRAM</strong></p>
<p>•Laboratorium seni visual dan seni pertunjukan (workshop &amp; collaboration)<br />
•PenanamanPohon di sekitar sungai<br />
•Pelepasan ikan ke sungai<br />
•Seminar: “Arts, Community, and Environment”<br />
•Pemutaran film (anak-anak dan umum)<br />
•Pertunjukan: Tari, Teater, Musik<br />
•Pameran  seni Installation<br />
•Pidato Kebudayaan</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mirotodance.com/2011/bedog-art-festival-2/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Bedog Art Festival 1</title>
		<link>http://mirotodance.com/2011/bedog-art-festival-1/</link>
		<comments>http://mirotodance.com/2011/bedog-art-festival-1/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 12 Jun 2011 08:30:53 +0000</pubDate>
		<dc:creator>miroto</dc:creator>
				<category><![CDATA[Bedog Arts Festival]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://mirotodance.com/?p=75</guid>
		<description><![CDATA[Sejak berabad lalu di tengah masyarakat kita, sungai memiliki nilai, posisi, kedudukan, yang sangat penting. Bukan hanya karena sungai secara alamiah merupakan bagian dari cara alam mengelola arus air sebagai &#187; <a href="http://mirotodance.com/2011/bedog-art-festival-1/">Read the Rest...</a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignnone size-full wp-image-77" title="bedog12" src="http://mirotodance.com/wp-content/uploads/2011/06/bedog12.jpg" alt="" width="600" height="402" /></p>
<p>Sejak berabad lalu di tengah masyarakat kita, sungai memiliki nilai, posisi, kedudukan, yang sangat penting. Bukan hanya karena sungai secara alamiah merupakan bagian dari cara alam mengelola arus air sebagai sumber kehidupan. Akan tetapi sungai, beserta seluruh elemen pembentuk siklus sosialnya, telah hadir sebagai ruang kebudayaan yang terus berkembang dari waktu ke waktu.</p>
<p><img class="alignnone size-full wp-image-76" title="bedog11" src="http://mirotodance.com/wp-content/uploads/2011/06/bedog11.jpg" alt="" width="600" height="402" /></p>
<p>Bahkan relasi kebudayaan antara sungai dengan masyarakat yang tinggal dan hidup di sepanjang arusnya, telah melahirkan berbagai karya fungsional dan bernilai seni, yang menandai interaksi dinamik antar keduanya.Karya-karya masyarakat tepi sungai seperti anyaman jaring, joran, kail, wuwu (penjebak ikan sungai), kepis (tempat ikan), rakit, hingga tehnologi jembatan penyeberangan, dan, bendungan dan sistem irigasi.</p>
<p><img class="alignnone size-full wp-image-78" title="bedog13" src="http://mirotodance.com/wp-content/uploads/2011/06/bedog13.jpg" alt="" width="399" height="600" /></p>
<p>Akan tetapi zaman kemudian berubah. Hari ini sungai, sebagaimana kondisi sumberdaya lingkungan kita yang terkait dengan keutuhan lingkaran produktif alam raya, menunjukkan tingkat kerusakannya yang sangat parah.</p>
<p>Dalam konteks itulah Bedog Arts Festival 2007, dirancang penyelenggaraannya. Dengan memilih sungai Bedog, salah satu sungai yang membelah wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta, menghubungkan kepundan Merapi dan Laut Selatan Jawa, Festival ini dimaksudkan sebagai sebentuk ingatan. Bahwa ada persoalan sungai yang perlu untuk dikabarkan, sekaligus menempatkan seni dan kebudayaan dalam tanggungjawabnya terhadap problema lingkungan kehidupan.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mirotodance.com/2011/bedog-art-festival-1/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Discus B</title>
		<link>http://mirotodance.com/2011/discus-b/</link>
		<comments>http://mirotodance.com/2011/discus-b/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 06 Jun 2011 04:34:38 +0000</pubDate>
		<dc:creator>miroto</dc:creator>
				<category><![CDATA[Discussion Forum]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://mirotodance.com/?p=22</guid>
		<description><![CDATA[Praesent eget nisl magna. Vestibulum mauris dolor, aliquet eget hendrerit at, ornare vitae diam. Fusce vel augue nec neque dapibus ullamcorper eu eu velit. Praesent convallis adipiscing sapien nec pulvinar. &#187; <a href="http://mirotodance.com/2011/discus-b/">Read the Rest...</a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignnone size-full wp-image-7" title="image1" src="http://mirotodance.com/wp-content/uploads/2011/06/image1.jpg" alt="" width="619" height="345" /></p>
<p>Praesent eget nisl magna. Vestibulum mauris dolor, aliquet eget hendrerit at, ornare vitae diam. Fusce vel augue nec neque dapibus ullamcorper eu eu velit. Praesent convallis adipiscing sapien nec pulvinar. Vivamus vitae dolor magna, at egestas lacus. Donec nunc urna, rhoncus non mattis non, volutpat sit amet urna. Ut orci mi, rutrum et varius pulvinar, volutpat et turpis. Cum sociis natoque penatibus et magnis dis parturient montes, nascetur ridiculus mus. Sed sagittis tempor scelerisque. Nullam eu sem eu nunc interdum suscipit nec quis nulla. In iaculis luctus porttitor. Aliquam erat volutpat. Phasellus in egestas elit. Donec quam mi, scelerisque non rhoncus quis, tincidunt eu ante. Nulla tempor condimentum erat, non dapibus est tristique eget. Aenean dictum consectetur mauris, in hendrerit sapien mattis quis. Fusce pulvinar ante sollicitudin purus sollicitudin convallis suscipit lacus consequat.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mirotodance.com/2011/discus-b/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Discus A</title>
		<link>http://mirotodance.com/2011/discus-a/</link>
		<comments>http://mirotodance.com/2011/discus-a/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 06 Jun 2011 04:32:49 +0000</pubDate>
		<dc:creator>miroto</dc:creator>
				<category><![CDATA[Discussion Forum]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://mirotodance.com/?p=20</guid>
		<description><![CDATA[Praesent eget nisl magna. Vestibulum mauris dolor, aliquet eget hendrerit at, ornare vitae diam. Fusce vel augue nec neque dapibus ullamcorper eu eu velit. Praesent convallis adipiscing sapien nec pulvinar. &#187; <a href="http://mirotodance.com/2011/discus-a/">Read the Rest...</a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignnone size-full wp-image-7" title="image1" src="http://mirotodance.com/wp-content/uploads/2011/06/image1.jpg" alt="" width="619" height="345" /></p>
<p>Praesent eget nisl magna. Vestibulum mauris dolor, aliquet eget hendrerit at, ornare vitae diam. Fusce vel augue nec neque dapibus ullamcorper eu eu velit. Praesent convallis adipiscing sapien nec pulvinar. Vivamus vitae dolor magna, at egestas lacus. Donec nunc urna, rhoncus non mattis non, volutpat sit amet urna. Ut orci mi, rutrum et varius pulvinar, volutpat et turpis. Cum sociis natoque penatibus et magnis dis parturient montes, nascetur ridiculus mus. Sed sagittis tempor scelerisque. Nullam eu sem eu nunc interdum suscipit nec quis nulla. In iaculis luctus porttitor. Aliquam erat volutpat. Phasellus in egestas elit. Donec quam mi, scelerisque non rhoncus quis, tincidunt eu ante. Nulla tempor condimentum erat, non dapibus est tristique eget. Aenean dictum consectetur mauris, in hendrerit sapien mattis quis. Fusce pulvinar ante sollicitudin purus sollicitudin convallis suscipit lacus consequat.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mirotodance.com/2011/discus-a/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Studio-theater Space</title>
		<link>http://mirotodance.com/2011/banjarmili-b/</link>
		<comments>http://mirotodance.com/2011/banjarmili-b/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 06 Jun 2011 04:31:44 +0000</pubDate>
		<dc:creator>miroto</dc:creator>
				<category><![CDATA[Studio-theater Space]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://mirotodance.com/?p=18</guid>
		<description><![CDATA[Didirikan pada tanggal 14 November 2001 dengan luas tanah 2000m. Alamat : Kradenan RT 04 RW 17 Banyuraden, Gamping, Sleman, Yogyakarta 55293 Telp : 0817 410 2274 Lokasi : Jalan &#187; <a href="http://mirotodance.com/2011/banjarmili-b/">Read the Rest...</a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignnone size-full wp-image-46" title="Banjarmili Studio" src="http://mirotodance.com/wp-content/uploads/2011/06/kocil8.jpg" alt="" width="600" height="399" /></p>
<p>Didirikan pada tanggal 14 November 2001 dengan luas tanah 2000m.</p>
<p>Alamat : Kradenan RT 04 RW 17 Banyuraden, Gamping, Sleman, Yogyakarta 55293<br />
Telp : 0817 410 2274<br />
Lokasi : Jalan Godean km 6 (15menit dari tugu jogja / 30menit dari airport dengan taxi  ke arah barat).<br />
Fasilitas :</p>
<p><img src="http://mirotodance.com/wp-content/uploads/2011/06/indoor-studio.jpg" alt="" title="indoor-studio" width="600" height="403" class="alignnone size-full wp-image-48" /><br />
A.	Indoor studio theater  19m x 16m<br />
B.	Outdoor studio :<br />
1.  Plataran 20m x 10m<br />
2.  Belik sungai bedog 20m x 5m (di tepi sungai bedog)<br />
C.	1 Ruang kantor<br />
D.	1 Ruang tamu<br />
E.	1 Ruang tidur tamu<br />
F.	3 Kamar mandi / Toilet<br />
G.	1 Ruang ganti/ Dressing room<br />
H.	16 locker</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mirotodance.com/2011/banjarmili-b/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>HIFA 2008</title>
		<link>http://mirotodance.com/2011/banjarmili-a/</link>
		<comments>http://mirotodance.com/2011/banjarmili-a/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 06 Jun 2011 04:27:32 +0000</pubDate>
		<dc:creator>miroto</dc:creator>
				<category><![CDATA[Miroto Danceworks]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://mirotodance.com/?p=16</guid>
		<description><![CDATA[Miroto Dance menampilkan karya &#8216;Heads&#8217; produksi Studio Tari Banjarmili 2007 pada acara HIFA 2008 dalam rangka partisipasi KBRI Harare.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignnone size-full wp-image-59" title="hifa1" src="http://mirotodance.com/wp-content/uploads/2011/06/hifa1.jpg" alt="" width="600" height="400" /></p>
<p><img class="alignnone size-full wp-image-59" title="hifa2" src="http://mirotodance.com/wp-content/uploads/2011/06/hifa2.jpg" alt="" width="400" height="600" /></p>
<p><img class="alignnone size-full wp-image-59" title="hifa3" src="http://mirotodance.com/wp-content/uploads/2011/06/hifa3.jpg" alt="" width="600" height="400" /></p>
<p><img class="alignnone size-full wp-image-59" title="hifa4" src="http://mirotodance.com/wp-content/uploads/2011/06/hifa4.jpg" alt="" width="600" height="400" /></p>
<p><img class="alignnone size-full wp-image-59" title="hifa5" src="http://mirotodance.com/wp-content/uploads/2011/06/hifa5.jpg" alt="" width="600" height="400" /></p>
<p>Miroto Dance menampilkan karya &#8216;Heads&#8217; produksi Studio Tari Banjarmili 2007 pada acara HIFA 2008 dalam rangka partisipasi KBRI Harare.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mirotodance.com/2011/banjarmili-a/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>A Night with Miroto</title>
		<link>http://mirotodance.com/2011/miroto-danceworks-a/</link>
		<comments>http://mirotodance.com/2011/miroto-danceworks-a/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 06 Jun 2011 04:23:10 +0000</pubDate>
		<dc:creator>miroto</dc:creator>
				<category><![CDATA[Miroto Danceworks]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://mirotodance.com/?p=11</guid>
		<description><![CDATA[Pada tahun 2009, Miroto Dance berkesempatan untuk menampilkan pentas tunggal yang bertajuk A Night with Miroto di Taipe, Taiwan.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignnone size-full wp-image-51" title="taipe1" src="http://mirotodance.com/wp-content/uploads/2011/06/taipe1.jpg" alt="" width="600" height="398" /></p>
<p><img class="alignnone size-full wp-image-52" title="taipe2" src="http://mirotodance.com/wp-content/uploads/2011/06/taipe2.jpg" alt="" width="600" height="402" /></p>
<p><img class="alignnone size-full wp-image-53" title="taipe3" src="http://mirotodance.com/wp-content/uploads/2011/06/taipe3.jpg" alt="" width="472" height="600" /></p>
<p><img class="alignnone size-full wp-image-54" title="taipe4" src="http://mirotodance.com/wp-content/uploads/2011/06/taipe4.jpg" alt="" width="600" height="402" /></p>
<p><img class="alignnone size-full wp-image-50" title="taipe5" src="http://mirotodance.com/wp-content/uploads/2011/06/taipe5.jpg" alt="" width="600" height="402" /></p>
<p>Pada tahun 2009, Miroto Dance berkesempatan untuk menampilkan pentas tunggal yang bertajuk A Night with Miroto di Taipe, Taiwan.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mirotodance.com/2011/miroto-danceworks-a/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

